jpnn.com, NGANJUK – Musim kemarau yang disertai angin kencang beberapa hari terakhir membuat hutan jati di wilayah Nganjuk, Jatim dilahap si jago merah.

Hingga kemarin, 4 hektare hutan jati di Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, dan di Dusun Manikan, Desa/Kecamatan Ngetos, sudah hangus terbakar.

Area hutan yang terletak di dekat perkampungan warga mulai terbakar sekitar pukul 15.00.

Melihat satu titik api di kawasan hutan, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pemkab Nganjuk.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Nganjuk berusaha memadamkan api.

Hingga kemarin sore, api di kawasan hutan jati di Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, belum padam.

Bahkan, kemarin sore hutan jati di petak 182 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Suwaru, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Berbek, dan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk juga terbakar.

“Sampai malam ini (tadi malam, Red) api di RPH Suwaru juga belum padam,” kata Aris Trio Efendi, koordinator Tagana Nganjuk.(rq/ut/c25/end/jpnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here