RMOL. Pembangunan satuan TNI di lima pulau terluar yang letaknya strategis tetap dilanjutkan.

Satuan TNI itu dibangun berdasarkan skala prioritas yang meliputi Pulau Natuna, Morotai, Biak, Saumlaki dan Merauke. Khusus pembangunan di Natuna sudah memasuki tahap penyelesaian.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjawab pertanyaan awak media usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi 1 DPR di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta Selatan, kemarin.

Panglima TNI menjelaskan bahwa untuk pembangunan lima pulau terluar strategis tersebut membutuhkan anggaran yang sangat besar.

“Setelah pembangunan di Natuna selesai akan dilanjutkan pembangunan di pulau Morotai berupa perbaikan landasan pacu, pembangunan radar, pelabuhan, penampungan bahan bakar sehingga kapal-kapal besar bisa berlabuh dan operasional,” katanya.

Dalam kesempatan itu Gatot juga mengingatkan acara Doa Bersama tokoh-tokoh agama dalam rangka menyambut HUT ke-72 kemerdekaan RI  ke-72. Gatotmengajak seluruh masyarakat Indonesia ikut doa bersama ini.

“Doa bersama akan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia oleh prajurit TNI bersama masyarakat pada tanggal 17 Agustus tahun 2017 pukul 17.00 selama satu jam. Semua itu dilakukan untuk Indonesia lebih kasih sayang sesama anak bangsa,” pungkasnya.

[wid]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here