RAKYAT.NET, Beijing – Robot humanoid terpaksa dikirim kembali ke sekolah untuk mengasah ketrampilannya setelah gagap saat menjawab pertanyaan dasar dalam sebuah wawancara.

Robot Humanoid yang dibuat untuk dapat berbicara, Jia Jia, tidak bisa berkata-kata ketika diwawancarai dalam bahasa Inggris melalui televisi secara langsung.

Meskipun Jia Jia bisa tersenyum dan berkedip seperti manusia, percakapannya kurang bisa dimengerti dan dia menjawab pertanyaan setelah beberapa saat kemudian dan bahkan tidak bisa menjawabnya sama sekali.

Jia Jia lupa kata dan frase dasar dalam wawancara dengan wartawan Amerika Serikat, Kevin Kelly.

Kelly, pendiri majalah teknologi Wired melakukan wawancara itu melalui Sykpe dari Universitas Sains dan Teknologi Cina di Hefei.

Namun, Jia Jia yang menggunakan wig dan pakaian tradisional gagal menanggapi pertanyaan tentang jumlah huruf dalam abjad Inggris.

Dan ketika di tanya di mana terletaknya Tembok Besar Cina, ia sangat kesulitan sebelum berkata Cina.

Jia Jia juga kesulitan untuk menggambarkan jurnalis Amerika yang sedang dia ajak bicara.

Dan ketika ditanya tentang usianya, Jia Jia menggelengkan kepalanya secara perlahan-lahan, sebelum menjawab seperti wanita sejati: “Itu rahasia.”

Peneliti di Universitas Hefei menghabiskan waktu sekitar tiga tahun untuk menciptakan Jia Jia dalam upaya untuk memungkinkan dia berinteraksi dengan manusia dan juga memahami bahasa.

Kepala peneliti Chen Xiaoping mengatakan, pertanyaan yang ditanya ke Jia Jia sangat menantang.

Namun, pengamat yang menyaksikan wawancara itu menyuarakan kekecewaan.

Otak robot Jia Jia, pada dasarnya adalah basis data online yang besar, terhubung ke platform komputasi yang memungkinkannya meningkatkan kemampuannya untuk memproses emosi dan ucapan saat data baru diunggah.

Sumber: tempo.co

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here