RAKYAT.NET, Jakarta – Nenek moyang jerapah berleher pendek, tidak seperti jerapah masa kini. Penemuan fosil jerapah di berbagai tempat membuktikan jerapah jaman dulu berleher pendek.

Dan mengapa leher jerapah bisa memanjang, hingga saat ini masih belum ada yang bisa memastikannya. Jerapah memiliki tinggi hingga 5,8 meter atau sekitar 19 kaki.

Leher jerapah bisa sepanjang 1,8 meter dan jerapah dijuluki sebagai hewan tertinggi di bumi karena leher panjangnya.

Saat ini kita mengetahui bahwa fungsi leher panjang jerapah digunakan untuk mencari makanan berupa daun-daunan.

Teori ini dipopulerkan oleh seorang naturalis Prancis bernama Jean Baptise Lamarck pada 1809. Lamarck beranggapan bahwa leher panjang jerapah didapatkan saat mereka berusaha mencapai dedaunan di atas pohon. Leher jerapah semakin meregang dari generasi ke genarasi untuk beradaptasi dengan sumber makanan mereka.

Teori lainnya mengatakan bahwa leher panjang pada jerapah didapatkan saat para pejantan bersaing untuk memperebutkan sang betina. Pejantan saling beradu meggunakan leher mereka dan semakin panajang lehernya pejantan itu menjadi pemenangnya. Namun baru-baru ini ilmuwan mengungkap alasan lain mengapa jerapah memiliki leher panjang.

Dikutip dari halaman Science Alert, Selasa (19/9/2017), leher itu ternyata membantu jerapah mengatasi suhu panas di Afrika. Gagasan itu sendiri telah diketahui sejak 1963. Saat itu seorang ilmuwan bernama A. Brownlee mengatakan bahwa jerapah mengatur suhu tubuh mereka dengan memanfaatkan leher panjangnya.

Diteliti kembali oleh ilmuwan Graham Mitchell dari University of Wyoming sejak 2009, ia dan sebuah tim telah menguji coba untuk pertama kalinya dengan melihat ukuran tubuh jerapah di Zimbabwe. Ternyata bentuk tubuh yang dimiliki jerapah saat ini dapat membuat mereka tetap merasa dingin di tengah teriknya sinar matahari Afrika. Jika melihat jerapah dari bagian depan, mereka akan terlihat panjang dan ramping. Bentuknya itu disebut sebagai dolichromorphic.

“Dengan memiki bentuk dolichromorphic dan mengarahkan kepala mereka ke arah matahari, jerapah dapat mengurangi proporsi permukaan tubuh mereka dan mencegah radiasi matahari hingga jauh di bawah proporsi hewan bertubuh silinder,” kata penelitian tersebut. Dengan kata lain mereka bisa mengubah sisi datar tubuh mereka dari matahari langsung, serta mengurangi jumlah panas pada kulit mereka. Penelitian itu sendiri telah dipublikasikan di halaman Journal of Arid Environments.

Sumber: okezone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here