BOGOR (Pos Kota) – Manajemen PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan kelancaran pasokan air bersih yang sudah berlangsung selama empat hari ini.

Gangguan tidak mengalirnya air terlama ada di zona 3 dan 4 yang berada di wilayah Kecamatan Bogor Utara, Bogor Tengah, Tanah Sareal, dan Bogor Barat.

Humas dan Sosial PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dalam rilisnya mengatakan, gangguan pasokan air bersih akibat tingkat kekeruhan tinggi air baku di Sungai Cisadane.

Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Syaban Maulana melalui Sekretaris Perusahaan Rinda Lilianti mengatakan, sumber air baku PDAM dari Sungai Cisadane mengalami tingkat kekeruhan tinggi akibat erosi di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane.

Air dan erosi DAS tersebut masuk ke intake PDAM di Desa Ciherang Pondok Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Dampaknya, bak presidementasi di Intake Ciherang Pondok dipenuhi air berlumpur.

“Karena dampak air mengandung lumpur berpengaruh pada inllet Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng dan Cipaku, maka kami memilih menstop suplai air ke rumah tangga. Kami tidak ingin konsumen memakai air tak sehat dan baik,” kata Rinda kepada wartawan.

Rinda mengakui, air baku yang disertai lumpur dari Intake Ciherang Pondok yang terbawa masuk ke jalur pipa transmisi IPA Dekeng dan IPA Cipaku, sebagian lumpurnya terjebak di dalam pipa dan menghambat aliran air baku.

“Lumpur yang terbawa, lalu menempel di dalam pipa, sehingga debit inlet ke IPA Dekeng dan Cipaku menjadi berkurang dari 1.900 liter/detik menjadi 1.790 liter/detik. Karena berkurang, maka secara otomatis ke pelanggan rumah tangga, mengalami gangguan,” ujarnya.

Proses flushing (pengurasan pipa) melalui beberapa titik wash out di sepanjang jalur pipa transmisi langsung oleh Direktur Teknik, Syaban Maulana, Kepala Bagian Produksi Adi Gunadi, Kepala Sub Bagian Sumber Makmur Gunawan, Kepala Sub Bagian Pengolahan Asep Yoga serta petugas Transmisi dan Distribusi.

“Direktur Tehnik memimpin langsung proses penyusuran jaringan pipa sejauh 6 Km yang membentang dari Intake Ciherang Pondok ke IPA Dekeng. Kegiatan flushing ini kita lakukan agar Debit IPA Dekeng dan Cipaku kembali normal ke titik semula yakni 1.900 liter/detik,” kata Rinda.
Wilayah di zona 3 dan 4 mengalami gangguan pasokan air bersih dalam beberapa waktu terakhir yakni,

– Perumahan Haji Cimahpar,
– Perumahan Griya Soka Bogor Raya,
– Perumahan Griya Soka 2,
– Perumahan De Botanical Cimahpar,
– Perumahan Pajajaran Regency,
– Perumahan Nurul Ikhwan,
– Perumahan Bumi Cimahpar Asri,
– Jalan Raya Cimahpar dan sekitarnya,
– Indobasco Cimahpar Kp Babakan dan sekitarnya,
– Perumahan Taman Kenari,
– Perumahan Viasa Valley Cimahpar,
– Perumahan Bogor Raya Residance,
– Jalan Pajajaran Indah,
– Perumahan Villa Duta,
– Jalan Pangrango dsk,
– Perumahan Eka Graha,
– Tanah Baru dan sekitarnya,
– Sukasari dan sekitarnya,
– Jalan Skip dan sekitarnya,
– Jalan Pakuan Ciheuleut Gang Masjid dan sekitarnya,
– Perumahan Paspampres Lawanggintung,
– Cimanggu
– Cimanggu Hejo,
– Warung Legok dan sekitarnya,
– Cilendek Barat dan sekitarnya,
– Indrasta dan sekitarnya,
– Taman Yasmin sektor 7,
– Gang Ardio Pasar Anyar,
– Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya.

(yopi/win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here