RAKYAT.NET, Jakarta – Libur lebaran telah usai, penduduk Jakarta yang mudik ke kampung halaman telah datang kembali ke ibukota. Macetpun akan kembali seperti semula setelah semua warga Jakarta melakukan aktifitas.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Dirlantas Polda Metro Jaya akan kembali menggelar uji coba rekayasa lalu lintas untuk kebutuhan kelancaran Asian Games 2018. Salah satunya Simpang Pondok Indah Mall.

Pantauan di lokasi, tiga personel Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Selatan membagi-bagikan brosur. Isinya tentang informasi pembatasan lalu lintas ganjil genap selama perhelatan Asian Games 2018. Terdapat peta kawasan ganjil-genap, lainnya mengenai rencana pelaksanaan hingga rute alternatif.

Salah satu petugas Dishub DKI, Ziad mengatakan, hari ini melakukan sosialisasi uji coba perluasan ganjil genap. Sebanyak 70 brosur dibagikan kepada pengguna kendaraan pribadi, terutama kepada pengemudi roda empat.

“Sasarannya ke pengguna mobil dulu. Motor nanti saja lah,” katanya ketika ditemui, Senin (2/7).

Dia menambahkan, pembagian brosur dimulai sejak pukul 06.30 WIB tadi hingga pukul 09.30 WIB. Menurutnya, ganjil genap masih belum diberlakukan karena kini sifatnya baru sosialisasi belum kepada penindakan. Nantinya penindakan akan dilakukan setelah aturan ini diberlakukan pada 1 Agustus 2018 nanti.

“Sampai tanggal 31 Juli 2018 masih sosialisasi. Sedangkan mulai penindakan 1 Agustus 2018,” katanya.

Terpisah, Kasudin Perhubungan Jaksel Christianto mengatakan sedikitnya 100 personel dikerahkan masing masing titik 5-7 personel disiagakan untuk melakukan kegiatan sosialisasi uji coba ganjil genap.

“Sosialisasi bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui kawasan perluasan ganjil genap khususnya di wilayah Jakarta Selatan,” katanya.

Christianto menambahkan kebijakan ini tidak berlaku bagi kendaraan Presiden RI, Wakil Presiden RI, Pejabat Lembaga Tinggi Negara (plat RI beserta pengawal), kendaraan dinas, Kendaraan atlet dan official yang bertanda khusus (sticker) Asean Games, pemadam kebakaran, mobil ambulans, angkutan umum (plat kuning), angkutan barang bahan bakar minyak dan gas, serta sepeda motor kecuali pada kawasan yang telah diberlakukan kawasan perluasan ganjil genap khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

Penentuan ganjil genap adalah pada angka terakhir nomor polisi kendaraan. Angka nol (0) dianggap genap. Untuk angka terakhir ganjil maka kendaraan boleh beroperasi pada tanggal ganjil, sedangkan angka genap untuk tanggal genap. Aturan ganjil genap diberlakukan dari Senin sampai dengan minggu mulai pukul 06.00-21.00 WIB.

Sumber: merdeka.com