RAKYAT.NET, Jakarta – Kadar gula terlalu tinggi dikenal dengan penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Diabetes dapat memicu terjadinya komplikasi penyakit lain seperti jantung, ginjal, lever dan paru-paru. Pada beberapa kasus, komplikasi yang timbul dari kondisi ini bisa mematikan.

Perawatan yang tepat dengan selalu memantau kadar gula darah dan suntikan insulin, serta perubahan gaya hidup dapat membantu mengelola gejala diabetes pada pasien.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, diabetes adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penyakit ini juga merupakan penyebab utama kebutaan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi ekstremitas bawah.

Memperbaiki gaya hidup sederhana seperti makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, mempertahankan berat badan normal, dan menghindari penggunaan tembakau telah terbukti mencegah atau menunda timbulnya diabetes tipe 2.

Inilah tipe diabetes gejala, penyebab, pengobatan, dan pencegahan:

> Diabetes tipe 1

Juvenile diabetes atau diabetes yang tergantung pada insulin, lebih sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda meskipun dapat terjadi pada semua usia. Pada diabetes tipe ini, pasien perlu mengonsumsi insulin setiap hari untuk bertahan hidup.

Tanda-tanda dan gejala diabetes tipe 1 meliputi rasa haus yang berlebihan, penurunan berat badan, sering buang air kecil, kelaparan konstan, kelelahan, penglihatan kabur dan mudah marah atau perubahan suasana hati.

Penyebab pasti diabetes tipe 1 tidak diketahui. Namun, para ahli percaya kondisi ini berkembang ketika sistem kekebalan tubuh Anda, yang bertanggung jawab melawan bakteri dan virus berbahaya, menyerang dan merusak sel-sel penghasil insulin di pankreas. Jadi, diabetes tipe 1 diyakini disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Diabetes tipe 1 tidak memiliki obat, dan dengan pengetahuan saat ini, kondisinya tidak dapat dicegah. Namun, perawatan bersama dengan perubahan gaya hidup dapat membantu mengelola kadar gula darah dan mencegah komplikasi.

> Diabetes tipe 2

Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak membuat atau menggunakan insulin secara efektif, menyebabkan kadar gula darah seseorang menjadi terlalu tinggi.

Diabetes tipe ini bisa terjadi pada usia berapa pun, termasuk anak-anak. Diabetes tipe 2 adalah tipe diabetes paling umum dan kebanyakan menyerang orang paruh baya atau lebih tua, karena itu, sebelumnya dikenal sebagai diabetes onset dewasa. Namun, sekarang diabetes ini bisa terjadi pada orang dewasa yang lebih muda.

Tanda-tanda dan gejala diabetes tipe 2 mirip dengan diabetes tipe 1, tetapi sering berkembang lambat dan bisa sangat ringan, karenanya, banyak orang dengan kondisi ini mengetahui status mereka begitu komplikasi telah muncul. Gejala diabetes tipe 2 seperti penurunan berat badan yang tidak diinginkan, sering buang air kecil, rasa haus meningkat, kelelahan, selalu merasa lapar, pandangan yang kabur, penyembuhan luka yang lambat, infeksi yang sering, bercak kulit gelap biasanya di lipatan leher, ketiak, atau selangkangan.