RAKYAT.NET – Demo Freeport, diklaim sebagai demo terbesar sepanjang sejarah pertambangan Indonesia.

Dilansir dari viva.co.id, Ketua Indonesian Mining Institute (IMI), Irwandy Arif mengaku sepanjang dirinya menggeluti industri pertambangan, belum pernah adan pemogokan kerja dan unjuk rasa sebesar demo Freeport.

Irwandy menyatakan dari total jumlah pekerja di industri pertambangan Indonesia sekitar 120-150 ribu orang, belum ada mogok besar-besaran seperti itu.

Sepanjang karirnya selama 40 tahun di industri pertambangan, jarang dengar mogok gede-gedean, selain Freeport.

Selama dirinya menjadi komisaris di PT. Antam Tbk, tidak pernah ada pemogokan karyawan. Begitu pun pada perusahaan di sektor yang sama seperti PT. Vale Indonesia Tbk dan PT. Adaro Energy Tbk.

Di Adaro pun tak pernah ada demo sebesar itu. Selama mereka sudah menandatangani kontrak perjanjian itu, terus diberi satu keadilan, misalnya pada waktu harga naik, profit juga naik maka tak akan ada demo.

Dia pun menambahkan, perusahaan tambang yang adil adalah perusahaan yang membagi keuntungan yang lebih besar kepada karyawan saat harga komoditas tambang melambung tinggi. Bahkan gaji bisa dilakukan hingga 24 kali.

“Kalau perusahaan lagi naik (untungnya), gaji juga bisa 1 tahun 24 kali. Kalau di Freeport, dan Vale biasanya maksimum 15 kali. Tapi memang saya tahu Freeport sampai sekarang masih perusahaan tambang yang kasih gaji tertinggi. Tapi, yang repot itu kalau keadilan itu enggak ada,” ujar dia.

Sumber: viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here