RAKYAT.NET, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan kepada Bulog untuk mampu menyerap beras sebanyak 3,7 juta ton di 2018. Namun Perum Bulog menargetkan penyerapan beras tahun 2018 sebanyak 2,7 juta ton.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Sumardjo Gatot Irianto mengatakan bahwa pada dasarnya target penyerapan Bulog sebesar 2,7 juta ton merupakan indikator perusahaan. Setelah itu, angka tersebut dikatakannya boleh dilampaui.

“Ya itu kan target perusahaan. Kalau target perusahaan jadi dia boleh melampaui dari situ,” kata Gatot.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa target penyerapan sebesar 2,7 juta ton tersebut tidak bermasalah. Sehingga pihaknya memastikan akan terus mendukung upaya penyerapan Bulog.

“Itu kan indikator perusahaan dia harus menulis yang mungkin bisa dicapai tapi dia boleh melampaui dari situ. Jadi kita akan genjot di atas itu sudah pasti. Kita memastikan di atas itu,” sambungnya.

Gatot juga mengatakan bahwa pihaknya mendukung penyerapan beras oleh Bulog. Untuk penyerapannya sendiri akan dimulai sejak bulan Januari hingga April. Dengan begitu diharapkan penyerapan beras bisa mencapai target.

“Kami akan selalu turun, sekarang sudah dipetakan per kecamatan di seluruh kabupaten provinsi siapa yang panen Bulog harus turun. Dan ini musim serapan mulai dari Januari, Februari, Maret sampai April itu kalau bisa 65%-75%,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here