RAKYAT.NET, Jakarta – China kembali bikin gebrakan dengan meluncurkan mobil yang diproduksi dengan teknologi 3D, dan nantinya konsumen bisa memesan sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

Seperti dilansir dari Autopro Selasa (27/3/2018), diproduksi oleh perusahaan China Polymaker varian X Electric XEV, LSEV memiliki ukuran yang sama dengan kendaraan perkotaan kecil ( Smart City) dan diproduksi hampir seluruhnya oleh teknologi pencetakan 3D.

Hanya beberapa barang yang “sulit” seperti sasis, kaca jendela, dan ban pada LSEV yang dibuat menggunakan metode mesin automotif.

Menurut direktur Polymaker, Xiaofan Luo, kemajuan teknologi pencetakan 3D keuntungannya dapat membantu bidang diterapkan secara luas dalam pembuatan kendaraan. Selain itu, teknologi pencetakan 3D membantu Polymaker mengurangi jumlah komponen plastik pada LSEV.

Menurut spesifikasi XEV, mobil listrik ini memiliki jangkauan 150 km per jam, kecepatan tertinggi 70 km / jam. Berat mobil sangat ringan, hanya di bawah 450 kg. Butuh waktu sekitar 3 hari bagi Polymaker untuk menyelesaikan perakitan uji LSEV, namun, perusahaan berjanji akan memproduksi 500 kendaraan per tahun di setiap lini produksi saat dirakit. Harga mulai mobil diperkirakan sekitar USD10.000 per unit.

Mobil itu akan tersedia di Beijing International Auto Show bulan depan, sementara salinan lain akan dikirim untuk dipamerkan di Museum Budaya Cetak 3D buatan China di Shanghai. Mr. Luo percaya bahwa LSEV akan semakin meningkatkan kepercayaan produsen mobil global dalam menerapkan teknologi pencetakan 3D lebih banyak untuk proses produksi.

Sumber: sindonews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here