RAKYAT.NET, Jakarta – Tahun ajaran baru merupakan hal mendebarkan bagi para orang tua, selain kesiapan dana sekolah, dana untuk membeli baju seragam, buku, alat tulis maupun tas sekolah baru bagi si kecil.

Bagi orang tua yang harus memasukkan putra-putrinya ke jenjang Sekolah Dasar (SD) inilah beberapa persyaratan sesuai ketetapan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia atau Kemendikbud berdasarkan Permendikbud Nomor 14 tahun 2018 :

1. Calon Siswa Yang Masuk SD Tidak Wajib Menguasai Calistung Atau Membaca, Menulis Dan Berhitung

Jadi, para orang tua bisa agak bernafas lega karena persyaratan masuk sekolah dasar tidak seketat beberapa waktu lalu. Putra-putri Anda tidak wajib bisa membaca, menulis dan berhitung. Anda tak perlu khawatir akan ada tes seputar calistung pada anak-anak yang hendak masuk SD negeri.

2. Berusia 7 Tahun Atau Paling Rendah Minimal 6 Tahun Pada Awal Tahun Ajaran Baru

Uisa 7 tahun, sebab usia 7 tahun anak-anak lebih matang dibanding dengan usia yang terlalu dini. Boleh berusia 5,5 tahun dengan syarat memiliki kecerdasan atau kecakapan khusus. Kemampuan yang dimiliki calon siswa dibuktikan dengan rekomendasi prestasi dari guru TK atau rekomendasi tertentu dari psikolog profesional.

3. Prioritas Sistem Zonasi

Prioritas zonasi masih berlaku untuk calon siswa dengan pertimbangan usia dan jarak ke sekolah. Peraturan ini bertujuan agar anak dekat dengan sekolah. Apalagi di kota-kota besar seperti di Jakarta yang selalu macet akan menghambat pendidikan anak jika sang anak bersekolah jauh dari rumah.

4. Prioritas Siswa Mendaftar Paling Awal Diterima Di Sekolah SD

Berdasarkan sistem zonasi dengan pertimbangan usia dan lokasi paling dekat ke sekolah rata-rata sama, pilihan penerimaan calon siswa berdasarkan pendaftaran paling awal. Hal ini telah diatur dalam Permendikbud dan disesuaikan dengan kebijakan daerah masing-masing.

5. Melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Seperti KTP orang tua, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran Anak atau Surat Keterangan Lahir yang dilegalisir Kepala Desa/Lurah.

Berkas yang dibutuhkan dalam syarat pendaftaran masuk SD antara lain Akta Kelahiran anak atau Surat Keterangan Lahir yang dilegalisir kepala desa, Kartu Keluarga (KK) atau Surat Keterangan Domisili, Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, formulir pendaftaran dan surat pendukung lain khusus calon siswa tertentu.

Surat pendukung tersebut antara lain rekomendasi psikolog jika usia anak kurang dari 6 tahun, bukti anak berasal dari keluarga kurang mampu dan surat penugasan orangtua atau wali. Dokumen tambahan lain yang dibutuhkan sekolah berbeda tergantung kebijakan masing-masing sekolah.

Syarat pendaftaran masuk Sekolah Dasar (SD) tidak rumit dan tidak dipungut biaya (Gratis) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) seluruh Indonesia. Sekolah Negeri mendapatkan subsidi pendidikan dari pemerintah pusat.

Pendaftaran bisa dilakukan secara konvensional atau secara online. Cara pendaftaran online bisa langsung mengunjungi laman resmi pemerintah daerah masing-masing. Saat ini, baru beberapa daerah atau wilayah saja yang masih melayani pendaftaran calon siswa SD secara online.