RAKYAT.NET, Jakarta – Pembangunan “car wash” atau tempat pencucian mobil dan mushala di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat akan terealisasi September ini.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Gamal Sinurat menyatakan, realisasi pembangunan car wash dan mushala itu tinggal menunggu adanya izin mendirikan bangunan (IMB) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

“Izin prinsip terkait penambahan koefisian lantai bangunan (KLB) yang diminta pengembang sudah diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPM dan PTSP). Jadi, saya perkirakan bulan ini pembangunan sudah bisa dimulai,” kata Gamal, Selasa (5/9/2017).

Menurutnya, tak ada kendala berarti terkait rencana pembangunan car wash dan mushala di TPST Bantargebang sebagai realisasi aspirasi warga Bekasi.

“Biaya pembangunan dianggarkan sebesar Rp 4 miliar berasal dari kompensasi atas KLB,” ujar Gamal.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Ali Maulana Hakim menjelaskan, tempat pencucian mobil itu nantinya mampu menampung empat unit truk. Artinya, empat truk bisa dibersihkan secara bersamaan.

“Kami akan menyiagakan kurang lebih 16 PJLP yang ditugaskan untuk mencuci armada pengangkut sampah. Petugas akan bekerja menggunakan sistem shift,” ujarnya

Selain penyediaan peralatan atau kelengkapan car wash, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga merencanakan pembuangan air limbah pencucian dan pemeriksaan kendaraan dilakukan dengan baik. “Air pencucian agar dialirkan ke instalasi pengolahan air sampah (IPAS),” kata Gamal.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here