RMOL. Bulan lalu adalah bulan Juni terpanas ketiga secara global di seluruh dunia.

Begitu kata data terbaru dari Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (Noaa) pekan ini.

Data Noaa menunjukkan gabungan suhu darat dan permukaan laut untuk bulan Juni 2017 adalah 0,82 celcius di atas rata-rata abad ke-20.

Dengan demikian, sejak tiga tahun berturut-turut, yakni 2015, 2016 dan 2017, bulan Juni selalu mencapai titik terpanas yang pernah dicapai.

Namun demikian, rekor terpanas masih ada di Juni 2016 di mana suhu rata-rata adalah 0,92 derajat celcius di atas rata-rata abad ke-20. dan Juni 2015 0,89 derajat celcius di atas rata-rata abad ke-20.

Dikabarkan The Guardian data tersebut sejalan dengan angka-angka NASA yang dirilis minggu lalu di mana ditemukan bahwa bulan lalu adalah bulan terpanas keempat. Namun demikian, menurut data NASA, bulan Juni 1998 tetap menjadi yang paling panas.

Berdasarkan data NASA, ilmuwan iklim dan direktur Institut Penelitian Luar Angkasa NASA, Gavin Schmidt memperkirakan bahwa 2017 mungkin akan menjadi tahun terpanas kedua setelah tahun 2016, namun hampir pasti termasuk dalam tiga tahun terpanas.

[mel]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here