Liputan6.com, Jakarta – Terkadang ada saja orangtua yang ceroboh, meninggalkan anaknya di dalam mobil yang terparkir. Meskipun terdengar sepele, hal ini bisa berakibat fatal. Hal tersebut pernah terjadi, dan memang cukup mengkhawatirkan.

Berdasarkan hal itu, seorang bocah berusia 11 tahun bernama Bishop Curry tergerak hatinya untuk menciptakan alat yang dapat mencegah kematian sia-sia. Alat bernama Oasis tersebut pada dasarnya berfungsi untuk mencegah kematian yang disebabkan oleh hipertermia (suhu tubuh terlalu panas).

Ide dasarnya adalah sebuah kipas yang dapat bekerja secara otomatis saat suhu di dalam kabin mencapai angka tertentu. Oasis ditempatkan di headrest dan mengarah ke anak. Ide tersebut semakin lama semakin berkembang, sehingga memiliki banyak fitur.

Dilansir Carscoops, Senin (3/7/2017),  Curry mengatakan, alat ini akan mendeteksi saat mobil berhenti dengan menggunakan teknologi GPS. “Lalu Oasis akan mendeteksi keberadaan anak kecil, dan mendeteksi suhu kabin. Saat ketiga indikator tersebut sudah memenuhi syarat, lalu Oasis akan aktif untuk mendinginkan udara,” katanya.

Sampai saat ini, Oasis masih dalam pengembangan dan juga sedang dalam masa penggalangan dana di gofundme.com. Rencananya Curry akan menyematkan fitur WiFi agar Oasis dapat menghubungi orangtuanya jika anak tertinggal di dalam mobil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here