RAKYAT.NET, Jakarta – Persaingan bisnis ritel makin dahsyat. Berbagai perusahaan ritel mulai berguguran. Pailit. Namun masih ada peluang bisnis ritel yang belum tersentuh oleh pemodal besar. Yaitu bisnis mini market di desa.

Tentu skala bisnis mini market di desa berbeda dengan mini market di perkotaan. Mengingat besaran jumlah penduduk serta karakter dan budaya masyarakat pedesaan dan perkotaan sangat jauh berbeda.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis mini market di desa:

1. Perencanaan Bisnis

Keuntungan mini market desa terbilang kecil, oleh sebab itu diperlukan perencanaan bisnis lebih matang. Seperti perencanaan modal, potensi pendapatan, pemilihan produk.

2. Pemilihan lokasi yang strategis

Lokasi mini market desa harus strategis seperti di pinggir jalan besar yang ramai atau di dekat pemukiman padat. Harus mudah terlihat, tempat parkir luas dan perhitungkan persaingan di area tersebut.

3. Segi Desain dan Penataan yang menarik

Penampilan serta tata letak tenan sangat berpengaruh dalam persaingan bisnis ritel. Ciptakan disain dan lay out toko yang menarik sesuai karakter dan produk yang dijual. Dan pastikan pengujung harus merasa nyaman dan mudah memilih barang.

4. Kelengkapan Produk

Semakin lengkap produk bakal lebih menarik pengunjung untuk berbelanja. Bisa dilakukan secara bertahap tetapi usahakan minimarket Anda mampu menyediakan 1000 hingga 4000 item produk.

5. Penentuan Harga Jual

Manajemen harus memikirkan target konsumen yang jelas untuk menjadi pertimbangan penentuan harga. Penentuan harga sangat berpengaruh terhadap tingkat pendapatan dan target margin yang diharapkan.

6. Pengadaan Barang / Supplier

Cari dan temukan supplier barang yang memiliki harga lebih murah, item barang beragam dan layanan dropping dan sistem pembayaran yang longgar.

7. Manajemen dan Perangkat Operasi

Penggunaan sistem kasir dan sistem administrasi yang baik bakal sangat mempengaruhi bagus tidaknya perkembangan usaha ini. Gunakan sistem modern dengan berbasis IT sehingga efisien dan lebih aman karena memiliki sistem pencatatan otomatis.

8. Lengkapi Semua Ijin Usaha

Legalitas usaha atau ijin usaha tentu syarat yang harus dipenuhi agar tidak terjadi masalah ketika usaha berjalan dan berkembang.

9. Tenaga Kerja / Karyawan

Harus tersusun sistem kerja yang jelas mencakup job diskripsi, sistem prestasi dan atran mengenai hak dan kewajiban karyawan. Usahakan mempekerjakan warga lokal.

10. Program Pengiklanan / Promosi

Buat brosur secara berkala untuk menyapa setiap pelanggan Anda. Gunakan berbagai media untuk memberitahu setiap orang isi toko kita, harga yang kita tawarkan dan sebagainya.

Sumber: berdesa