Liputan6.com, Jakarta – Bajaj Qute kini bisa ditemukan di beberapa lokasi di Jakarta. Kendaraan mungil roda empat asal India ini ditargetkan dapat menggantikan sosok kendaraan roda tiga legendaris, yaitu bemo.

Menurut Dewan Pimpinan Unit Organda Angkutan Lingkungan DKI, Petrus Tukimin, Bajaj Qute merupakan hasil pencarian para pelaku usaha angkutan umum selama lima tahun terakhir.

“Harganya sekitar Rp 70 jutaan, bisa beli perorangan dan koperasi bisa mewadahi saja,” ungkap Petrus saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (25/7/2017).

Kata Petrus, untuk membeli Bajaj roda empat ini bisa dilakukan dengan cara dicicil, dengan uang muka atau down payment(DP) sekitar Rp 10 juta.

Sedangkan cicilan perbulannya sekitar Rp 2,4 juta dengan tenor selama tiga tahun.

“Barangnya sudah ready, mungkin (stok pabrik) sekarang sudah ada antara 100-200 unit,” ujar Petrus.

Keluhan Pengusaha Angkutan Umum

Kendati cukup murah, ternyata harga tersebut tetap dikeluhkan para pelaku pengusaha. Ya, hal ini karena mereka harus membeli angkutan umum secara kredit dengan bunga yang cukup tinggi.

“Seharusnya pakai bantuan bunga dari pemerintah. Dari dulu pemerintah tidak nolongin angkutan umum, yang ada ditibanin online,” keluh Petrus.

Kata dia, dengan mencicil melalui leasing seperti pembelian mobil dan motor pada umumnya, maka hal tersebut membuat pelaku usaha angkutan umum merasa terbebani dengan bunga yang cukup tinggi.

Sekadar informasi, saat ini jumlah bemo di Jakarta kurang dari 300 unit. Bemo dianggap telah usang dan tergolong tidak lagi ramah lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here