RAKYAT.NET, Jakarta – Jelang perhelatan akbar Asian Games 2018. Jakarta terus berbenah. Wajah ibukota dipercantik dengan penampilan modern. Seluruh stakeholder memutar otak agar Ibu Kota tampil menarik dan tak mengecewakan saat menyambut peserta Asian Games.

Namun, karena waktu pembukaan yang semakin dekat, Pemprov DKI Jakarta pun mengambil jalan ‘instan’. Salah satu contohnya adalah menutup kali di Jakarta dengan waring.

Pemasangan waring itu dilakukan di Kali Sentiong, yang menjadi pembatas antara Kemayoran, Jakarta Pusat, dan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di dekat kali itu terdapat wisma atlet ‘Athletes Village Kemayoran’.

Rencananya, waring tersebut dipasang di permukaan kali sejauh pemandangan dari arah wisma atlet saja. Panjang pemasangan jaring diperkirakan mencapai 689 meter dengan lebar 20 meter. Saat ini jaring sudah terpasang sepanjang 200 meter.

“Jaring ini masih proses pertama kali dipasang sudah dua mingguan dimulai dari pengeboran dudukan besi, sekarang sudah 200 meter, ini dipasang dari Jembatan Mato sampai Jubilee School, panjang 689 meter lebar 20 meter,” ucap Kasubbag Kepegawaian Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Supriyono kepada wartawan di lokasi.

Tak hanya itu, Sudin Tata Air bersama sejumlah instansi terkait juga memasang alat untuk menghilangkan bau tidak sedap di sekitar lokasi kali. Pemasangan waring dan alat penghilang bau itu merupakan langkah Pemprov membenahi kawasan sekitar wisma atlet karena penjernihan air kali memerlukan waktu lama.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan penutupan dilakukan untuk mengurangi bau kali tersebut, yang lokasinya dekat dengan wisma atlet. Sandiaga juga ingin di atas penutup dipajang tanaman hias.

“Kita nggak mau ambil risiko. Jadi Inasgoc bersurat dan Pak Gubernur dan saya mengambil inisiatif untuk mengurangi risiko tiba-tiba ‘semriwing’, tiba-tiba mengeluarkan bau tak sedap,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Sumber: detik.com
Photo: kompas.com