Merdeka.comIndosat Ooredoo mengirimkan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara perihal meminta adanya aturan tarif batas bawah layanan data.

Indosat Ooredoo beralasan, diperlukan aturan itu lantaran dinamika pasar sudah tidaksehat terkait harga data. Maka, campur tangan pemerintah sudah sangat diperlukan untukmenyelamatkan keberlangsungan industri telekomunikasi dan layanan kepadamasyarakat.

Lantas, bagaimana dengan operator selular lainnya? Telkomsel enggan menanggapi surat pihak lain yang ditujukkan kepada Menkominfo. Hanya saja, mengenai persoalan setuju atau tidaknya terhadap adanya aturan tarif batas bawah, operatorselular yang identik dengan warna merah ini harus mengkajinya lebih mendalam lagi.

“Mengenai setuju atau tidaknya floor price diatur, Telkomsel harus mengkaji lebih dalam perihal tersebut karena hal ini menyangkut regulasi dan aturan hukum karena Telkomsel akan selalu patuh dan comply terhadap aturan yang berlaku dalam menjalankan usahanya,” ujar VP Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawatikepada Merdeka.com melalui pesan singkat, Senin (24/7).

Dilanjutkan, Adita, yang jelas pihaknya akan selalu mengedepankan layanan kepadapelanggan dan keberlangsungan Industri telekomunikasi di Indonesia.

Sementara, Wakil Direktur Tri Indonesia, M. Danny Buldansyah, mengakui bahwa tarifdata saat ini memang sudah terlalu rendah sehingga akan mengakibatkan potensilayanan kurang maksimal. Meski begitu, pihaknya akan mengikuti arahan daripemerintah.

“Kemampuan operator untuk ekspansi menjadi berkurang. Kami berharap sebaiknya biaya-biaya bisa dikurangi seperti biaya ijin, biaya tahunan, dan lain sebagainya,” ujarnya melalui pesan singkat.

[idc]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here