RAKYAT.NET, Jakarta – ROB, atau banjir air laut atau naiknya permukaan air laut. Banjir rob diakibatkan oleh air laut yang pasang yang menggenangi daratan lebih rendah dari permukaan air laut.

Aliran air dengan cepat mengalir ke jalan di kawasan Pelabuhan Nizam Zachman di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu siang. Air tersebut berasal dari laut yang ketinggiannya mulai melebihi tanggul akibat tingginya pasang.

Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Rabu (3/1/2018), dengan cepat, jalan terendam banjir dengan ketinggian hingga 40 sentimeter. Sejumlah pengendara sepeda motor berupaya menghindari banjir dengan mencari jalan alternatif. Untuk mencegah banjir, sejumlah pompa diaktifkan oleh petugas.

“Karena ada sebagian tanggul yang bangunannya dia lebih dulu bangun daripada Robnya ini. Jadi Robnya lebih tinggi sekarang ini jadi luber,” ujar Staff Tata Kementerian Kelautan dan Perikanan, Suwatno.

Banjir Rob juga terjadi di ruas Jalan Kamal Raya, Kalideres, Jakarta Barat. Ketinggian banjir mencapai 40 sentimeter hingga mengganggu pengguna jalan. Menurut warga, Banjir Rob kerap terjadi disaat pasang tengah tinggi.

Diperkirakan Banjir Rob masih akan terjadi hingga 4 Januari 2018 karena posisi bulan berada pada titik terdekat dengan bumi sejak 1 Januari 2018 lalu. Posisi tersebut membuat bulan tampak lebih besar sehingga disebut Supermoon.

Sumber: liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here