RAKYAT.NET, Jakarta – Penumpukan sampah di jembatan Kampung Melayu, Jl KH Abdullah Syafe’i, Jakarta Selatan diperkirakan mencapai 150 ton. Aneka macam sampah tersangkut di sekitar 30 meter dari lebar keseluruhan jembatan yang mencapai 40 meter. Panjang tumpukan mencapai 40-50 meter.

Sampah yang tersangkut terdiri dari berbagai jenis, mulai dari bambu, balok, triplek, kasur, busa styorofoam, kardus dan berbagai jenis sampah lainnya. Menurut seorang warga sekitar, sampah mulai menyumbat jembatan Kampung Melayu sekitar pukul 03.00 dan kejadian seperti itu baru pertama kali terjadi.

Kepala UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Junjungan Sihombing mengatakan, kondisi tumpukan sampah serupa dengan kondisi Jembatan Kalibata sebelum dibongkar. Karena itu, dirinya pun sudah memperkirakan kemungkinan penumpukan sampah di sekitar Jembatan Kampung Melayu.

“Kita perkirakan mencapai 150 ton. Sekarang sudah 30 persennya diangkut dan kita targetkan rampung hari ini,” ujarnya.

Untuk mengangkut sampah dari kali yang menyangkut di jembatan Kampung Melayu, Dinas Kebersihan DKI Jakarta menerjunkan sebanyak satu unit ekskavator long arm, dan satu unit ekskavator Spider. Sedangkan pengangkutan sampah menuju TPST Bantar Gebang, sebanyak sembilan unit truk besar dan delapan unit truk kecil, disiagakan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here