RAKYAT.NET, Jakarta – Baju hitam tak lagi menjadi dress code wajib di panggung dunia Oscars dalam rangka dukungan terhadap gerakan solidaritas Time’s Up untuk melawan pelecehan seksual yang belakangan marak terungkap di industri film di Golden Globes dan BAFTA, dengan memakai busana berwarna hitam.

Penggagas kampanye Time’s Up mengonfirmasi bahwa para selebriti yang datang ke Oscars 2018 tidak diimbau untuk memakai dress code berwarna hitam. Ada alternatif lain untuk tetap bisa menunjukkan dukungan tersebut.

Shonda Rhimes, produser TV dan penulis skenario yang merupakan salah satu inisiator Time’s Up mengatakan meskipun gerakan solidaritas tersebut pertama kali diluncurkan di red carpet, bukan berarti harus ada seterusnya di situ. Maka dari itu pihaknya kali ini tidak mendorong para selebriti untuk memakai busana hitam.

Menilik ke ajang penghargaan bergengsi sebelumnya, Grammy Awards juga tidak ‘mewajibkan’ selebriti memakai busana hitam. Tetapi mereka mencari inisiatif sendiri dengan membawa atau memakai mawar putih sebagai bentuk solidaritas.

Begitu juga SAG Awards, meskipun para selebriti memakai busana beraneka warna, mereka kompak menyematkan pin bertulisan ‘Time’s Up’ pada pakaian mereka. Kira-kira apa yang akan insan perfilman pakai di red carpet Oscars 2018 untuk mendukung gerakan Time’s Up?

Sejak diluncurkan pada Januari 2018, gerakan Time’s Up sudah berhasil menggalang dana hingga US$ 21 juta. Dana tersebut digunakan untuk membantu para korban pelecehan seksual membawa masalah mereka ke jalur hukum.

Sumber: detik.com
Foto: forbes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here