JAKARTA, KOMPAS.com – Lampu yang menghiasi bentang simpang susun Semanggi, menyala pada Selasa (25/7/2017) malam.

Banyak pejalan kaki dan pengendara yang beruntung melihat atraksi lampu warna-warni di Sudirman dan sekitarnya. Animasi yang dimainkan lampu tersebut untuk bagian tepi berupa lampu yang bergerak memutar, berikut dengan gradasi warna dan kecepatan sedang.

Adapun untuk lampu yang menyorot dari bagian bawah, dapat berubah-ubah warna dengan tempo waktu yang lebih lambat alias pelan.

Warna yang dimainkan beragam, mulai dari hijau, kuning, merah, biru, oranye, dan masih banyak lagi. Pada Selasa malam, lampu hanya dinyalakan di bentang Jalan Jenderal Sudirman, dan tidak menyala di atas bentang Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Manajer Proyek Pengembangan simpang susun Semanggi, Dani Widiatmoko mengatakan memang tak bisa setiap hari atraksi lampu simpang susun dinyalakan.

“Nanti kalau dinyalakan terus banyak motor sama mobil berhenti, jadi sesekali saja,” katanya kepada Kompas.com, Selasa malam.

Dani mengatakan kewenangan untuk menyalakan saat ini ada pada Dinas Bina Marga. Uji coba yang masih berlangsung saat ini pun bertujuan untuk menjajal program animasi yang dirancang oleh pakar pencahayaan dari Australia.

Kata Dani, temanya bisa bermacam-macam sesuai kreativitas programmer. Mulai dari pergantian bermacam-macam warna, warna biru yang melambangkan air tempat tanaman semanggi hidup, hingga merah putih seperti bendera Indonesia.

“Ada juga yang seperti bendera berkibar, bisa dinyalakan 17 Agustus,” ujar Dani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here