RAKYAT.NET, Jakarta – Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kembali menggelar rapat dengan sejumlah pihak terkait proyek infrastruktur di Ibu Kota. Rapat kali ini membahas soal pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT).

Pantauan detikcom, rapat yang digelar di Pendopo Balai Kota itu dimulai sekitar pukul 14.05 WIB itu dihadiri antara lain Kepala Bappeda Tuty Kusumawati dan Dirut PT MRT Jakarta Willam Sabandar. Hingga pukul 16.13 WIB, rapat masih berlangsung.

Sebelumnya, Anies menekankan pengerjaan proyek milik Pemrpov DKI Jakarta harus tepat waktu. MRT memang salah satu proyek yang anggarannya berasal dari Pemprov DKI Jakarta.

“Kemarin kita sampaikan pastikan jadwal proyek itu harus on time. Karena begitu proyek terlambat nanti akan dikebut untuk mengkompensasi waktu yang telat, ketika dikebut sefety biasanya turun, ketika safety turun siapa yang akan dirugikan? Ya warga kita juga,” papar Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Perkembangan terakhir, pembangunan MRT fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI) per September 2017 ini mencapai 80,5 persen. PT MRT menargetkan pada akhir 2017 mencapai 90 persen.

Pemprov DKI Jakarta baru saja menunjuk PT MRT Jakarta sebagai pengelola kawasan Transit Oriented Development (TOD) melalui Pergub No 140/2017 tentang Penugasan Perseroan Terbatas MRT Jakarta sebagai Operator Utama Pengelola Kawasan TOD Koridor Utara-Selatan Fase I.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here