Merdeka.comInovasi anak muda di Subang mendapatkan apresiasi dari PT PertaminaEP Asset 3 Subang Field. Anak muda tersebut menciptakan bank sampah berbasis RFID untuk para petani di Subang.

Bank sampah ini menjadi pemenang dalam grand final Kompetisi Inovasi Tepat Guna Kampung Eco Green. Kompetisi ini diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Jawa Barat.

Sebanyak 11 peserta memasuki babak akhir setelah melalui proses penjurian. Kesebelas peserta yang lolos berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya sejak lomba diadakan mulai 13 Juni 2017.

Sistem pembayaran dalam pengolahan sampah dan bank sampah dengan kartu Cikapeang berbasis RFID jadi inovasi terbaik dalam lomba tersebut. Sedangkan, pemenang dari kategori pelajar adalah Jack-Seed Flakes, sarapan Sehat kaya serat berbahan dasar limbah biji nangka.

Manager Pertamina EP Asset 3 Armand Mel I Hukom, mengatakan inovasi yang dilakukan oleh pemenang kategori umum dan mahasiswa dapat diterapkan di Rumah Inspirasi. Sementara, inovasi pemenang kategori pelajar dapat diterapkan pada Program Toga Asuh yang CSR di Hutan Kota Ranggawulung.

Menurut Hukom, kompetisi inovasi tepat guna Kampung Eco Green merupakan program yang dapat memacu semangat anak muda untuk berinovasi, dengan biaya yang terjangkau. “Kami berharap dengan adanya program ini dapat mendorong prestasi generasi muda dalam hal giat berinovasi sebagai penerus bangsa ini,” ujar Mel Hukom dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/7).

Pertamina EP Asset 3 Subang Field mempunyai wilayah kerja di daerah Kabupaten Subang dan Karawang, Jawa Barat dan memproduksikan minyak sebesar 1.864 barel per hari (BPH) dan gas sebesar 222,5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

[sau]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here