REPUBLIKA, Bergamo — Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengatakan, pertandingan Serie A bakal berjalan tiga hingga empat jam apabila para wasit tak mengubah cara mereka memanfaatkan teknologi bantuan video (VAR). Ia berharap VAR hanya digunakan pada kejadian tertentu saja.

Pendapat ini ia lontarkan seusai timnya ditahan imbang Atalanta 2-2 dalam lanjutan Serie A di Stadion Atleti d’ Azzurri, Bergamo, Senin (2/10). Allegri mengaku kecewa dengan cara wasit menggunakan teknologi tersebut yang dinilainya berlebihan.

“Jika kita ingin sepak bola menjadi olahraga yang tak lagi menjadi olahraga, maka gunakan VAR pada semua insiden. Namun demikian, jika kami memasuki Maret nanti, di mana semua poin akan menjadi penting, pertandingan bisa berlangsung antara tiga hingga empat jam,” kata Allegri dilansir Football Italia.

Gol Mario Mandzukic dianulir setelah wasit Antonio Damato melihat VAR dan mendapati Stephan Lihctsteiner menyikut Alejandro Gomez. Lihctsteiner kemudian mendapatkan kartu kuning.

Menjelang akhir pertandingan, Damato kembali menggunakan teknologi video untuk memberikan penalti pada Juventus. Dari VAR, Damato melihat Andrea Petagna handball, meski bola seperti terlihat menyentuh bahu sang pemain. Sayang, eksekusi penalti Paulo Dybala gagal sehingga Juventus gagal memetik kemenangan.

Eks pelatih Cagliari dan AC Milan itu menambahkan dirinya sangat setuju apabila VAR digunakan pada situasi tertentu saja. “Menurut pandangan saya, teknologi hanya boleh digunakan pada situasi yang objektif seperti offside, bola masuk atau keluar, bola melewati garis gawang atau tidak. Namun ketika bicara soal situasi yang subjektif, semua orang takkan pernah mencapai kesepakatan. Itulah olahraga,” ujar Max.

Hasil ini membuat rekor enam kemenangan beruntun Juventus terhenti. Bianconeri kini tertinggal dua angka dari Napoli yang berada di posisi pertama klasemen Serie A 2017/2018.

Sumber: republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here