RMOL. PT Jasa Marga menyiapkan tujuh jalan tol darurat atau jalan hampir selesai pengerjaan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di pintu masuk atau keluar tol saat arus mudik dan balik lebaran 2017.

Direktur PT Jasa Marga, Desi Arryani mengatakan tol darurat yang dioperasikan berada di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatera. Tol darurat itu akan dioperasikan tanpa dikenakan tarif.

“Total Jasa Marga akan mengoperasikan 218 kilometer jalan darurat. Masyarakat bisa memanfaatkan jalan tol dalam tahap penyelesaian untuk mudik tanpa adanya kemacetan di pintu masuk tol,” ujar Desi saat diskusi Media Forum Medan Merdeka Barat bertajuk ‘Mudik Bareng Guyub Rukun’ di Galeri Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/6).

Jalan tol tersebut akan dibuka hingga 4 Juli 2017 mendatang dan hanya bisa dilalui pada pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. “Atau sesuai dengan pengaturan polisi,” tambahnya.

Berikut jalan tol darurat yang akan diberlakukan oleh Jasa Marga:
1. Jalan Tol Semarang – Batang dengan panjang 36,45 km. Akses masuk Segemen Kandeman-Gringsing: Kandemen, Tulis, Kedungsegog, Banyuputih, Mentosari, Gringsing.
2. Jalan Tol Bawen 17,57 km segmen Bawen-Salatiga: Bawen, Tingkir dengan dua lokasi rest area di km 22 dan satu lokasi temporer.
3. Jalan Tol Solo-Ngawi panjang 65 km segmen Ngasem-Widodaren: Ngasem, Klodran, Pungkruk, Widodaren dengan rest area lima lokasi temporer.
4, Jalan Tol Ngawi Kertosono 35,7 km segmen Ngawi-Madiun, Caruban-Wilangan: Ngawi, Madiun, Caruban, Wilangan dengan jumlah rest area dua lokasi temporer.
5, Jalan Tol Surabaya Mojokerto panjang 15,5 km segmen Krian-Sepanjang-Krian, Waru.
6 Jalan Tol Gempol-Pasuruan panjang 6,5 segmen Gempol-Bangil: Bangi.
7, Jalan Tol Medan- Kualanu-Tebing Tinggi panjang 41,6 km segmen Kualanamu-Sei Rampah: jumlah rest area dua lokasi temporer (Kantor Gerbang Tol Perbaungan dan Teluk Mengkudu). [ian]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here