RAKYAT.NET, Jakarta – Penerapan aturan ganjil genap makin diperluas di ruas-ruas jalan ibukota. Pelanggaran terhadap aturan lalu lintas ini tergolong masih tinggi. Bukan hanya ratusan tetapi puluhan ribu kendraan melanggar dan dilakukan penindakan tilang oleh petugas.

Polisi menyebutkan hasil penindakan tilang terhadap pengendara yang melanggar sistem ganjil-genap selama Asian Games 2018 mencapai 26 ribu pengendara. Paling banyak ditindak di Jalan HR Rasuna Said yang mencapai 4.442 kendaraan.

“Total penindakan tilang ganjil-genap sejak tanggal 1-31 Agustus 2018 kemarin mencapai 26.055 pengendara,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto.

Menurutnya, ada berbagai macam alasan yang dikemukakan pelanggar ganjil-genap, seperti tidak tahu, lupa tanggal, dan sebagainya. Namun, alasan tersebut tidak berlaku karena polisi sudah melakukan sosialisasi selama sebulan sebelumnya.

Pelanggar banyak terjadi di wilayah Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan mencapai 4.442 pengendara, Jalan DI Panjaitan Jakarta Timur 4.174 pengendara dan Jalan Benyamin Sueb Jakarta Utara yang menuju ke arah tol dengan berjumlah 3.947 pengendara.

Selanjutnya, Jalan Gatot Subroto tempatnya di samping Mandiri ada 213 pengendara, sedangkan yang depan Pancoran Crown 123 pengendara. Lalu di Traffic Light Pancoran 1.400 pengendara, Traffic Light Kuningan 478 pengendara.

Jalan Benyamin Sueb yang mengarah ke Cempaka Putih ada 1.539 pengendara, Jalan Ahmad Yani 1.410 pengendara, kemudian Jalan S Parman 3.340 pengendara dan di Pondok Indah 3.915 pengendara, Jalan Ahmad 826 pengendara MT Haryono depan BNN 248 pengendara.

“Barang bukti yang disita berupa SIM berjumlah 13.441 dan STNK 12.614,” tambahnya.

Sumber: sindonews.com