TEMPO.CO, Jakarta – Produsen pembuat mobil Jepang Honda Motor Co. berencana mengembangkan teknologi swakemudi (self-driving) dan kendaraan listrik yang dapat melaju di jalan perkotaan hingga 2030. Honda ingin membangun strategi untuk menghadapi pasar otomotif di masa depan.

CEO Honda, Takahiro Hachigo, mengatakan perusahaan akan meningkatkan koordinasi beberapa bidang untuk mewujudkan rencana tersebut. Bidang yang terlibat adalah research and development (R&D), pembelian, dan manufaktur yang akan mengelola keuangannya untuk menggantikan mobil konvensional dengan kendaraan listrik dan teknologi self-driving. Mobil swakemudi ini ditargetkan bisa melaju pada 2025.

“Kami akan memberikan prioritas utama pada elektrifikasi dan teknologi keamanan demi kemajuan,” katanya pada Kamis, 8 Juni 2017. Honda telah meningkatkan anggaran belanja untuk bidang R&D. Perusahaan mengalokasikan 750 miliar yen dan US$ 6,84 miliar tahun ini hingga Maret 2018.

Takahiro mengatakan pengembangan teknologi kendaraan listrik berbasis kecerdasan buatan merupakan solusi untuk menghentikan ketergantungan terhadap minyak bumi. “Itu akan menjadi prioritas utama Honda di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Perusahaan otomotif lainnya, BMW telah lebih dulu menyatakan rencananya meluncurkan mobil swakemudi pada 2021. Ford Motor Co juga akan memperkenalkan kendaraan dengan kemampuan serupa pada tahun yang sama. Sementara Nissan Motor Co menyatakan akan meluncurkan mobil swakemudi di jalan perkotaan pada 2020.

BISNIS.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here